Kelahiran Sight for Kids
Menurut lima-tahun penelitian yang diselenggarakan oleh Lembaga Mata Nasional A.S, miopia (rabun jauh) telah menyebabkan kerusakan penglihatan yang signifikan pada lebih dari 15% anak-anak Asia di bawah umur lima belas tahun. Penelitian yang sama juga mengungkapkan bahwa 50% dari semua kasus kesalahan refraksi pada murid sekolah masih belum terdeteksi dan belum diperbaiki—separuh dari anak-anak yang memerlukan kacamata ternyata tidak mempunyainya.
Selanjutnya, World Health Organization (WHO) memperkirakan separuh dari perkiraan 1,5 juta anak buta di seluruh dunia terdapat di Asia. Padahal, lebih dari 50% kebutaan pada anak sebetulnya tidak harus terjadi; hal itu dapat dicegah atau ditanggulangi dengan penanganan berbiaya rendah yang sangat efektif.
Sight for Kids (SFK) didirikan sehubungan dengan masalah ini. Menjelang akhir 2002, Johnson & Johnson bermitra dengan Lions Club International dan menyusun program masyarakat yang bertujuan mencegah kebutaan pada anak. Kegiatan program ini meliputi skrining mata anak (dengan patokan sekolah, rumah, dan klinik), pengobatan (penyediaan kacamata, operasi), dan pendidikan kesehatan mata.
Pelaksanaan program ini dimulai pada 2003 dengan skrining di empat negara (Hong Kong, Taiwan, Korea, dan Thailand). Saat ini, SFK telah melakukan skrining pada lebih dari 2,9 juta anak, merujuk lebih dari 78.000 anak, dan melatih lebih dari 15.000 relawan. Tahun ini, SFK menargetkan untuk melakukan skrining pada 2 juta anak dan menjalankan tujuh program di empat negara (Thailand, Malaysia, India, dan Korea), dengan program berikutnya akan segera dimulai di Filipina.
Mitra Kami
Lions Club International
- LCI dikenal di seluruh dunia atas pengabdian mereka kepada kaum tunanetra dan yang penglihatannya terganggu. Program SightFirst memerangi kebutaan yang dapat dicegah dan dipulihkan dengan
membangun sejumlah rumah sakit dan klinik, melatih tenaga medis, membagikan obat-obatan, dan meningkatkan kepedulian tentang penyakit mata. Salah satu keunikan LCI adalah kemampuannya untuk mengerahkan ribuan relawan dan mendapatkan dukungan dari Ministries of Healths (MOHs) dan komunitas perawatan mata. LCI dikenal di seluruh dunia atas pengabdian mereka kepada kaum tunanetra dan yang penglihatannya terganggu. Program SightFirst memerangi kebutaan yang dapat dicegah dan dipulihkan dengan membangun sejumlah rumah sakit dan klinik, melatih tenaga medis, membagikan obat-obatan, dan meningkatkan kepedulian tentang penyakit mata. Salah satu keunikan LCI adalah kemampuannya untuk mengerahkan ribuan relawan dan mendapatkan dukungan dari Ministries of Healths (MOHs) dan komunitas
- Sejak 1917, Lions Clubs International (LCI) telah membuka kesempatan pada banyak orang untuk memberikan kembali sesuatu kepada lingkungan komunitas mereka. Pada saat ini dengan lebih dari 45.000 klub di 197 negara dan wilayah geografis, LCI telah memperluas fokus mereka untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat dari masyarakat dunia.
LCI diakui di seluruh dunia atas pelayanan mereka kepada tunanetra dan kepada mereka yang mempunyai gangguan penglihatan. Melalui program SightFirst mereka melawan kebutaan yang dapat dicegah dan disembuhkan dengan membangun rumah sakit dan klinik, pelatihan tenaga medis, penyebaran obat-obatan dan meningkatkan kesadaran akan penyakit mata. Salah satu kualitas unik LCI adalah kemampuannya untuk mengerahkan ribuan sukarelawan dan mendapatkan dukungan dari Departemen Kesehatan – Ministries of Healths (MOHs) dan komunitas perawatan mata masyarakat.
Mitra Internasional
- Selain itu, SFK memetik manfaat dari kemitraan nasional yang kuat di sejumlah negara, baik dengan departemen kesehatan, lembaga pendidikan, dan organisasi penasihat perawatan mata. Negara- Negara ini meliputi:
-
Thailand
- Bangkok Municipal Authority
- Korat Institute
- Simitive Hospital
Malaysia
- Hospital Selayang
- Hospital Kajang
- Hospital Tengku Ampuan Rahimah, Klang
- Hospital Sultanah Aminah Johor Baru
Cochin, India
- Little Flower Hospital & Research Centre, Angamaly
- Medical College Hospital, Kolenchery
- St. Johns Hospital, Kattappana
Mumbai, India
- Mumbai Municipal Authority
- Lion Tarachand Bapa Hospital
- Haji Bachooali Hospital
- Chembur Lions Hospital
- Dahisar Lions Eye Hospital
Kolkata, India
- Lions Howrah Hospital
- Lions Adarsh Sraddha Hospital
- Lions Bagh Bazar Institute of Ocular Sciences
Hyderabad, India
- L.V. Prasad Eye Institute, Hyderabad
- Dr. Ranga Reddy Lions Eye Hospital, Secunderabad
- Sadhuram Lions Eye Hospital, Secunderabad
- MS Reddy Lions Eye Hospital, Meerpet, Hyderabad
- Dandoo Lions Eye Hospital, Secunderabad
Korea
- Korean Foundation for the Prevention of Blindness (KFPB)
Philippines
- Philippines General Hospital
Alat Bantu
Sight for Kids juga telah mengembangkan beberapa alat bantu untuk digunakan dalam program ini, seperti buku bagan ketajaman visual, pencocokan kartu (jika anak yang diperiksa terlalu muda untuk mengenali angka), dan okluder dengan lubang kecil (untuk pengujian lubang pinhole).
